Basic Routing Laravel – Alasannya Ialah Webapp Kau Perlu Petunjuk Arah

18 views

Tahu gak apa itu laravel ?

Tau dong itu kan ada di lirik lagunya NO.AH (dengar laravel, bunyi hati memanggil namamu, karna separuh aku, dirimu).

badumtess…

ok fokus, ini bukan Blog daerah pelawak, dan itu tadi GaRing -,-.

bagi yang belum tahu, Mas David sudah membahas apa itu laravel di sini  “Berkenalan Dengan Framework Laravel“. dan dengan perkiraan mas david bakal menawarkan tutorial lanjutan mengenai instalasi laravel maka, disini saya akan membahas perihal Routing.

oke, kini kita mulai…

Budi ialah bocah berumur 10 tahun. semenjak ia lahir sampai sekarang, budi tidak pernah menginjakkan kakinya kedunia luar. budi hanya menghabiskan waktunya bermain PB dan menonton Anime dikamarnya. namun hari ini, kehidupan budi berubah.  untuk pertama kalinya budi menginjakkan kakinya keluar.  Hari ini, budi akan menuntaskan kiprah mulia yang di berikan mamanya yaitu membeli Cabe(cabean). sempurna didepan pintu rumahnya, sambil memejamkan mata, Budi melangkahkan kakinya dengan perlahan. sesaat kemudian, ia kembali membuka matanya. dilihatnya dunia gres yang tidak pernah ia ketahui. ia gugup bingung, apa yang harus ia lakukan sekarang.

#skip #skip… >> (karena dongeng terlalu panjang jd saya skip aja)

sudah 2 tahun budi mencari penjual cabai tersebut, tetapi budi belum menemukan titik terang.  saat semangatnya sudah semakin menipis, dan budi ingin mengakhiri pencariannya.  Datanglah seorang cowok tampan yang menghampirinya.  dia tersenyum anggun kepada budi, cowok itu kemudian bertanya kepada Budi, “dek, kau sedang apa ?”.  “Saya mau membeli cabai om” jawab Budi lirih.  “kalau kau mau membeli cabe, ayo oom antar” sambung cowok tersebut.  seperti menemukan cita-cita gres Budipun menyetujui usul cowok tersebut tanpa curiga.  Akhirnya, bersama cowok itu, budi sanggup menemukan daerah penjual cabe. Budi pun menangis sejadi-jadinya di pelukan cowok itu, ia tidak menyangka kalau ia sanggup menuntaskan kiprah mulia dari ibunya tersebut.

#THE_END.

Dari dongeng saya tadi, kalian sudah mengertikan apa itu routing ? Klo belum akan saya ulangi lagi ceritanya. .. Budi ialah boca.. #prak #kenalemparmouse.

oke fix, kita lanjutin, Kaprikornus ROUTE itu sama kayak cowok tampan yang menawarkan jalan kepada budi menuju daerah penjual Cabe.  Budi disini berperan sebagai URL request sedangkan penjual cabai ialah Aplikasi kita.  Jadi Route ialah pengatur atau penunjuk jalan dari URL request ke aplikasi kita.

 

di laravel, kalian sanggup mengatur route kalian pada file app/routes.php. 

Buka file tersebut, maka secara default akan terdapat ini: 

Route::get('/', function(){  return View::make('hello');});

 ini ialah basic routing, maksud dari koding diatas adalah, jikalau kita menginstal laravel kita pada alamat localhost/myapp/public, maka ketika kita mengkakses localhost/myapp/public route akan memanggil fungsi View dan menampilkan halaman Hello.

langsung kecontoh saja ya. jikalau kita ingin menciptakan halaman helloworld yang diakses melalui URL localhost/myapp/hello maka tambahkan kodingan berikut :

Route::get('hello', function(){  return "Hello World";});

coba saluran localhost/myapp/hello maka browser akan menampilkan goresan pena Hello World.

dari koding, kita lihat disana ada get nya sehabis route, get disini ialah jenis dari HTTP requestnya.  sedangkan jenis lain dari HTTP request yang sanggup digunakan antara lain 

Route::get(); Route::post(); Route::put();Route::delete();Route::any(); // mendapatkan semua method

 

 

Route Parameters

Biasa digunakan untuk mengambil Id dari URL, contohnya facebook.com/profil/angga.kesuma. maka angga.kesuma ialah parameter dari URL nya.

dari pada pusing kita pribadi saja buat koding berikut ini

Route::get('hello/{nama}', function($nama){  return "Hello ".$nama;});

ketika kita mengakses url localhost/myapp//public/hello/budi maka browser akan menampilkan Hello budi. gampang bukan ? 😀

Kita juga sanggup menciptakan parameternya menjadi default contohnya kita ingin menciptakan rahmat menjadi parameter default dari nama maka kita rubah menjadi ibarat berikut :

Route::get('hello/{nama?}', function($nama='rahmat'){  return "Hello ".$nama;});

jika kita mengakses URL localhost/hello/budi  maka akan tampil Hello budi, tetapi jikalau kita mengakses URL localhost/myapp/public/hello/ maka akan tampil Hello rahmat

Oke sekian dulu tutorial basic routing nya. supaya bermanfaat terima kasih ^^

 

Author: 
    author
    No related post!