Basic Routing Laravel Ii – More Fun Dengan Routing

8 views

Hallo ketemu kembali dengan saya 😀

Dulu goresan pena saya gak dihargai, tapi sejak ada jagocoding.com tulisan saya lebih dihargai. terimakasih jagocoding.com ^^ #korban_iklan_klinik_tongfeng #curhat

Hari ini saya akan melanjutkan tutorial saya yang sebelumnya Basic Routing Laravel – Karena WebApp kau perlu petunjuk arah.

Masih perihal routing, kenapa saya masih membahas routing, alasannya ialah berdasarkan saya routing itu sangat penting di Laravel, Jika kau belum menguasai Routing, maka kau akan kesulitan untuk mempelajari Laravel lebih dalam.  

oke kita lanjutkan saja. cekibrot.

Constraint Routing 

kisah ini akan mengakibatkan anda sebagai bintang film utamanya… anda siap. kita mulai.

Anda ialah seorang raja di kerajaan ulala, kehidupan rakyat anda makmur dan sejahtera. anda mempunyai seorang istri yang telah mengandung 9 bulan dan tidak usang lagi melahirkan. beberapa hari kemudian, kabar senang itu pun datang, ratu telah melahirkan seorang anak pria yang sehat. anda pun senang, sebagai raja anda sangat senang dan mengundang semua rakyatnya untuk berpesta di istana.  kemudian raja memerintahkan aplikasi yang menyapa semua tamu yang datang. 

(untuk menciptakan aplikasi tersebut kita memakai routing paramater menyerupai tutorial sebelumnya)

berikut contohnya 

Route::get('hallo/{nama_tamu}', function($nama_tamu){return 'hallo '.$nama_tamu.' selamat tiba di istana';});

jika kita mengakses halaman localhost/myapp/hallo/angga maka akan menampilkan hallo angga selamat tiba di istana, begitu juga kalau tamu yang lain maka aplikasi ini akan menyapa dengan namanya. 

Kemudian terdengar gosip mahluk alay akan menyamar untuk tiba ke istana, mahluk alay ialah mahluk yang akan memperlihatkan kutukan kepada pangeran kecil. mahluk alay sangat di takuti dan berbahaya, tapi, mahluk alay mempunyai kebiasaan memakai adonan hurf dan angka dalam penulisannya. lalu anda memerintahkan supaya aplikasi tidak mengizinkan mahluk alay memasuki istana, apa yang harus dilakukan aplikasi ?? #bersambung lo kira ini sinetron ??

sebelumnya, coba anda memasukkan url berikut ini localhost/myapp/hallo/ci3nt4imo3t, maka browser akan menampilkan hallo ci3nt4imo3t selamat tiba di istana. gawat, kalo menyerupai ini mahluk alay sanggup masuk kedalam istana.

oke eksklusif saja untuk memperlihatkan batasan pada route maka sanggup memakai where clause menyerupai berikut

Route::get('hallo/{nama_tamu}', function($nama_tamu){return 'hallo <strong>'.$nama_tamu.'</strong> selamat tiba di istana';})->where('nama_tamu', '[A-Za-z]+');

sekarang anda coba lagi, apa yang ditampilkan. yang ditamplikan ialah page_not_found, atau halaman tidak ditemukan 😀

sekarang pesta sanggup berlangsung terus sampai usai #the end

 

Penamaan Route

Seperti pangeran yang gres lahir tadi, Route juga lebih baik diberikan nama.  Hal ini bertujuan untuk mempermudah dalam pembuatan link dan redirect. penamaan pada route sanggup dilakukan sebagai berikut 

Route::get('hello/aku/suka/kamu',['as'=>'hai','uses'=>function(){return 'hello';}]);

penamaan sanggup dilakukan dengan mengubah parameter kedua dari fungsi get.  perlu diketahui tanda [ ] ialah array yang dulu biasa di tulis menyerupai ini array().  untuk nama di letakkan pada index as, sedangkan closure/function diletakkan pada index uses.

contoh penggunaan nama route dalam melaksanakan redirect 

Route::get('redirect',function (){return Redirect::route('hai');});

dengan penggunaan nama route, kita sanggup menyingkat Url yang ada.

 

oke cukup itu saja dulu malam ini, besok saya akan lanjutkan membahas mengenai Route + Filter, Stay tune ya

 

Terima kasih, semoga bermanfaat ^^ 

sangat mengharapkan kritik dan saran dari pembaca 

 

 

 

 

 

Author: 
    author
    No related post!