Oop – Abstraction Dalam Bahasa Pemrograman Java

30 views

Abstraction atau dalam bahasa Indonesia Abstraksi yang berasal dari kata abnormal (tidak berwujud) merupakan salah satu konsep OOP selain dari Encapsulation dan Inheritance

baca juga : Inheritance dalam Bahasa Java

Melalui proses abstraksi, programmer menyembunyikan semua kompleksitas data terhadap suatu objek. Untuk melaksanakan abstraksi programmer biasanya memakai abstract class atau interface untuk memperlihatkan penamaan methodnya yang sesuai dengan tugasnya, misal suatu interface memiliki method getUsia() sehingga gampang dibaca bahwa method tersebut yaitu getUsia() kemudian class yang mengextends interface/abstract class tersebut mengimplementasikannya sesuai nama method tersebut.

Abstraksi sangat berkaitan dengan enkapsulasi.
Enkapsulasi akan dibahas pada artikel berikutnya..


Contoh

Sebagai contoh, pertama buatlah 3 buah class dan 1 buah interface.

Class : MainClass, Anak, Pemuda. Interface : Manusia

Source Code File Manusia :

Sebuah interface hanya sanggup memiliki nama method, tanpa ada implementasi.
Interface juga tidak sanggup dibentuk menjadi objek.

Seperti yang sudah dibahas pada inheritance, untuk menciptakan class Anak dan Pemuda memiliki implementasi dari interface Manusia, maka kita menciptakan class Anak dan Pemuda inherit terhadap interface Manusia.

Akan tetapi, hal yang perlu diingat, dalam bahasa Java bila inherit kepada class, keywordnya extends tetapi untuk interface memakai implements

Pesan Error pada class di Eclipse


Saat melaksanakan inherit tentu saja akan ada pesan error, lantaran kita belum mengimplementasikan method pada interface Manusia. Dengan memakai eclipse kita sanggup klik pada Add unimplemented methods sehingga akan muncul method yang perlu di impementasikan. 
Bagaimana menampilkan sajian tersebut ?
arahkan saja kursor ke nama class 😀

Maka akan menjadi menyerupai ini

Auto-generated method dari eclipse

Seperti yang terlihat tidak error lagi.

Sehingga, sehabis melaksanakan implementasi pada masing masing class menjadi.

Source Code File Anak :

Source Code File Pemuda : 

Source Code File MainClass : 

Output:

seperti yang dibayangkan.


Pembahasan

Pemrograman harus menggambarkan keadaan nyata, menyerupai class Anak dan Pemuda tersebut tidak terdapat setName(), melainkan untuk mengatur nama hanya sanggup dilakukan lewat constructor. Karna nama insan memang tidak sanggup berubah (bisa sih kalo di urus haha).
Serta sebaiknya untuk usia, lebih baik memasukkan tanggal lahir, lantaran dari tanggal lahir kita sanggup mengetahui usia seseorang sekarang.


Sumber http://ng0ding.blogspot.com/

Author: 
    author
    No related post!