Pengkondisian Memakai If Else Dalam Bahasa Pemrograman C++

25 views

Hai, kali ini saya akan membahas mengenai Cara Melakukan Pengkondisian Menggunakan syntax if else dalam bahasa C++.

Sebelumnya saya ingin katakan bahwa penggunaan syntax pada pengkondisian dalam Bahasa C dan Bahasa CPP sama saja, begitu juga dengan bahasa lain menyerupai Java.

Baca juga : Pengkondisian if else dalam Bahasa C dan Operator dalam Bahasa C/C++



Pengkondisian if.

Bentuk umum >>
if(kondisi)
{
  aksi;
}
>>> Berarti : kalau kondisi benar, maka agresi dijalankan…

Source Code:

// isyarat ini ditulis dari ng0ding.blogspot.com #include <iostream>  using namespace std;  int main() {     int a = 5;     if(a == 5)         cout << "a ialah 5";      return 0; }


Output:

Melakukan Pengkondisian Menggunakan syntax if dalam Bahasa C++


Coba build and run, maka akan tampil a ialah 5
kenapa ? karna kondisinya benar.
dan ingat untuk penggunaan operasi logika, bahasa c dan cpp sudah memiliki ketentuan..
seperti didalam if, untuk membandingkan apakah a dan 5 itu sama memakai ==


Pengkondisian if dan else

Bentuk umum >>
if(kondisi)
{
  agresi 1;
}
else
{
  agresi 2;
}
>>> kalau kondisi benar maka agresi 1 dijalankan, tetapi kalau kondisi salah maka agresi 2 dijalankan…

If dan else, dipakai kalau kita memiliki 1 kondisi untuk benar dan 1 kondisi untuk selain benar..

Source Code:

// isyarat ini ditulis dari ng0ding.blogspot.com #include <iostream>  using namespace std;  int main() {     int a = 3;     if(a == 5)         cout << "a ialah 5" << endl;     else         cout << "a bukan 5" << endl;      return 0; }


Output:

Menggunakan if dan else dalam Bahasa C++

Perhatikan lagi !!
awalnya kita deklarasikan nilai a = 3.
lalu kita mengkondisikan, apakah a == 5, kalau iya maka tampilkan a ialah 5
tetapii… karna a = 3, maka sudah tentu a == 5 tidak memenuhi,
jadi kita memiliki kondisi lain.
maka, untuk nilai selain 5 akan ditampilkan a bukan 5


if, else if, else

Bentuk umum >>
if(kondisi 1)
{
  agresi 1;
}
else if (kondisi 2)
{
  agresi 2;
}
else
{
  agresi 3;
}
>>> kalau kondisi 1 benar maka agresi 1 dijalankan, tetapi kalau kondisi 2 benar maka agresi 2 dijalankan, tetapi kalau keduanya salah maka agresi 3 akan dijalankan…

Pengkondisian tipe ini kita gunakan untuk kondisi yang lebih dari dua, misal kita diperempatan jalan, dan kita sedang memperhatikan lampu seint dari mobil, kalau lampu hidup ke kanan artinya akan belok kanan, tetapi kalau lampu kiri hidup maka kendaraan beroda empat itu belok ke kiri, selain itu (lampu dua duanya hidup) beliau akan lurus saja.

Source Code:

// isyarat ini ditulis dari ng0ding.blogspot.com #include <iostream>  using namespace std;  int main() {     int a = 3;     if(a == 5)         cout << "a ialah 5" << endl;     else if(a == 3)         cout << "a ialah 3" << endl;     else         cout << "a bukan 5 dan bukan 3" << endl;      return 0; }


Output:

Menggunakan if, else if, dan else dalam Bahasa C++

Coba perhatikan lagi !!
ingat !! aktivitas selalu membaca codingan dari atas kebawah..

jika a == 5, maka beliau akan menampilkan a ialah 5 tetapi karna a bukanlah 5 maka code akan dibaca ke kondisi berikutnya,
tetapi kalau a == 3, maka tampilkan a ialah 3 karna kondisi benar, maka agresi dijalankan, dan else dibawah tadi diabaikan karna kondisi kedua sudah benar.

coba saja anda ganti nilai a dengan bebas selain 3 dan 5, maka aktivitas akan menampilkan a bukan 5 dan bukan 3 .

Yosh, terima kasih karna sudah mau membaca di blog ini 🙂
Pengunjung yang baik selalu meninggalkan jejak..!!
Sumber http://ng0ding.blogspot.com/

Author: 
    author
    No related post!