Pengkondisian Memakai Switch – Case Dalam Bahasa Pemrograman C++

36 views

Hallo, kali ini kita masih di Pengkondisian, tetapi dengan syntax yang berbeda, jikalau sebelumnya kita sudah membahas mengenai Pengkondisian Menggunakan if – else maka kali ini yang dibahas mengenai Pengkondisian Menggunakan syntax switch case, dalam Bahasa C++.
Biasa dipakai dalam pembuatan Menu..

baca juga : Pengkondisian if-else dalam Bahasa C++ 



Bentuk Umum

switch(ekspresi)
{
 Case 1 : agresi 1;
 break;
 Case 2 : agresi 2;
 break;
 default : agresi selain 1 dan 2;
 break;
}

bisa juga dibentuk case dalam bentuk character.

switch(ekspresi)
{
 Case ‘A’ : case ‘a’ : agresi 1;
 break;
 Case ‘B’ : case ‘b’ : agresi 2;
 break;
 default : agresi selain 1 dan 2;
 break;
}

baca juga : Pengkondisian Switch Case dalam Bahasa Java



Cara Menggunakan Pengkondisian switch-case C++

Source Code : 

// isyarat ini ditulis dari ng0ding.blogspot.com #include <iostream>  using namespace std;  int main() {     int pesanan;     cout << "Toko Bangunan Maju Jaya" << endl << endl;     cout << "\t1. Paku\n\t2. Baja\n\t3. Cat" << endl;     cout << "mau pesan yang mana ? : ";     cin >> pesanan;     switch(pesanan)     {         case 1 : cout << "\nAnda Membeli Paku !" << endl;         break;         case 2 : cout << "\nAnda Membeli Baja !" << endl;         break;         case 3 : cout << "\nAnda Membeli Cat !" << endl;         break;         default : cout << "\nPilihan tidak Ada !!" << endl;         break;     }      return 0; }


Output:

Memilih Menu Nomor 3

sama halnya dengan if else, if (pesanan == 1) paku, dll.

karna saya input 3, maka case 3 : dijalankan, yang berarti jikalau nilai pesanan == 3, maka case 3 dijalankan.

apa fungsi break ? break berfungsi untuk menghentikan kinerja case, coba anda hapus break pada case 3..

        case 3 : cout << "\nAnda Membeli Cat !" << endl;                  default : cout << "\nPilihan tidak Ada !!" << endl;         break;


maka tampilannya akan menyerupai ini..


Output:

Hal yang terjadi jikalau break dihapus

Maka bab default tadi akan dijalankan, kenapa ? karna di case 3 kita tidak memerintahkan untuk menyuruh berhenti case ke 3.


Menggunakan Character

Source Code:

// isyarat ini ditulis dari ng0ding.blogspot.com #include <iostream>  using namespace std;  int main() {     char pesanan;     cout << "Toko Bangunan Maju Jaya" << endl << endl;     cout << "\tA. Paku\n\tB. Baja\n\tC. Cat" << endl;     cout << "mau pesan yang mana ? : ";     cin >> pesanan;     switch(pesanan)     {         case 'A' : case 'a' : cout << "\nAnda Membeli Paku !" << endl;         break;         case 'B' : case 'b' : cout << "\nAnda Membeli Baja !" << endl;         break;         case 'C' : case 'c' : cout << "\nAnda Membeli Cat !" << endl;         break;         default : cout << "\nPilihan tidak Ada !!" << endl;         break;     }      return 0; }


Output:

Input A, Pengkondisian Menggunakan switch Case


kenapa ada 2 case A dan a ?
ingat !! bahasa CPP merupakan bahasa yang case sensitive,
artinya abjad besar dan abjad kecil dianggap BERBEDA.

Input as, Pengkondisian Menggunakan switch Case

Tetapi ada kesalahan jikalau kita menginputkan AS, ia akan tetap menampilkan case Paku..
kenapa ? karna tipe datanya char, jadi ia akan membaca apapun didalam karakter pertama tersebut.


Terima kasih karna sudah membaca..
Pengunjung yang baik selalu meninggalkan jejak 🙂
Sumber http://ng0ding.blogspot.com/

Author: 
    author
    No related post!