POP dan IMAP

40 views

Istilah POP dan IMAP sering terdengar ketika melaksanakan seting mail client baik di PC Desktop atau SmartPhone. Apakah kau mengetahui arti POP dan IMAP, serta apa kegunaannya masing – masing? Di artikel ini, Jalan Tikus akan menawarkan klarifikasi singkat dan cara kerja POP dan IMAP.

POP (Post Office Protocol)

POP (Post Office Protocol) yaitu protokol yang dipakai untuk mengambil surat elektronik (email) dari server email. Protokol ini akrab hubungannya dengan protokol SMTP dimana protokol SMTP berkhasiat untuk mengirim surat elektronik dari komputer pengirim ke server. POP3 (POP  – Version 3) merupakan POP  yang standar untuk Internet. Protokol ini akan mengijinkan client untuk mengakses e-mail yang  ada di POP server secara dinamis dan juga mengijinkan untuk meninggalkan atau menghapus email yang ada di POP Server melalui POP client.

IMAP (Internet Message Access Protocol)

IMAP adalah abreviasi dari Internet Message Access Protocol, sedangkan POP merupakan abreviasi dari Post Office Protocol. Dengan kata lain, keduanya yaitu protocol email. Kedua sistem (IMAP dan POP)  memungkinkan kau untuk mengakses email memakai software email client, seperti Microsoft Outlook, Mozilla Thunderbird atau Eudora.

Perbandingan POP dan IMAP

Perbandingan dari POP dan IMAP sanggup dilihat dari workflow yang dipakai masing-masing protokol

Workflow POP

  • Koneksi ke server
  • Mengambil file email (download)
  • Menyimpan data email ke dalam penyimpanan
  • Menghapus email dari server
  • Memutuskan koneksi

Catatan : Sistem dasar POP yaitu menghapus semua email yang sudah di – download dari server. Namun terdapat pengaturan pada client yang menawarkan pilihan untuk tetap menyimpan data di server.

 Workflow IMAP

  • Koneksi ke server
  • Mengambil konten yang dibutuhkan, menciptakan dan menyimpan cache secara local.
  • Memproses user edit, contohnya menunjukan email yang sudah dibaca, menghapus email dan lain sebagainya.
  • Memutuskan koneksi (disconnect)

Seperti yang dilihat di atas, protokol IMAP sedikit lebih rumit daripada POP. Intinya, struktur folder dan email disimpan di server, sementara yang disimpan secara local hanyalah file copy dari file orisinil yang ada di server email.

Kelebihan POP

  • Email disimpan pada penyimpanan lokal, sehingga sanggup diakses setiap saat, bahkan tanpa koneksi internet.
  • Koneksi internet hanya diharapkan ketika mengirim dan mendapatkan email.
  • Mengurangi beban pada kapasitas penyimpanan server, alasannya yaitu data disimpan di komputer lokal.
  • Terdapat pilihan untuk tetap menyimpan email di server.
  • Dapat menggabungkan banyak akun email pada 1 email client, dengan memakai 1 folder inbox yang sama.

Kelebihan IMAP

Seperti yang disebutkan di atas, IMAP memungkinkan kau untuk mengakses email yang disimpan pada remote server. Tujuan utamanya yaitu memungkinkan beberapa pengguna atau client untuk mengakses ‘inbox’ yang sama secara bersamaan. Berikut kelebihan IMAP :

  • Email disimpan pada remote server, yang berarti email sanggup diakses secara bersamaan dari beberapa lokasi sekaligus.
  • Koneksi internet diharapkan untuk mengakses email.
  • Waktu reload email jauh lebih cepat dari POP dan sinkronisasi antara email server dan komputer remote akan selalu terjadi secara otomatis ketika anda melaksanakan kegiatan di komputer remote anda.
  • Menghemat kapasitas penyimpanan komputer lokal.
  • Terdapat pilihan untuk menyimpan email ke penyimpanan lokal.

POP dipilih kalau :

  • ingin mengakses email hanya dari satu tempat/ perangkat.
  • memerlukan susukan ke email kau secara konstan, walau tanpa memakai koneksi internet.
  • Kapasitas penyimpanan server kau terbatas.

Pilih IMAP kalau :

  • ingin mengakses email kau dari beberapa tempat/ perangkat.
  • memiliki koneksi internet untuk mengakses email pada perangkat yang kau gunakan secara terus menerus.
  • menginginkan reload email yang lebih cepat.
  • Kapasitan penyimpanan lokal milikmu terbatas.

Sumber:

http://jalantikus.com/news/read/193/perbedaan-pop-dan-imap


Sumber https://ilmukomputer.org/

Author: 
    author
    No related post!