Teknik Optimisasi CMS WordPress

26 views

Ketika dulu IlmuKomputer.Com memakai html statis dan tanpa database, duduk perkara traffic dan optimisasi server tidak terlalu terpikirkan. Masalah mulai muncul di awal Januari 2007, persisnya dikala saya putuskan IlmuKomputer.Com bermigrasi memakai CMS. CMS sudah saya pilih yang cukup ringan yaitu WordPress, disamping fiturnya pas terutama yang bekerjasama dengan duduk perkara sindikasi, tracking proses “creating new knowledge”, incoming/outcoming link, trackback dan pingback. Tapi ternyata ini tidak banyak menolong dikala ibarat biasa 200.000 kunjungan harian (daily hits) membombardir server IlmuKomputer.Com.

Dari situ saya mulai mikir tampaknya sudah waktunya harus ngoprek dan mengoptimisasi server. Paling tidak ada 4 titik yang dapat dioptimisasi: Apache, MySQL, PHP dan WordPressnya sendiri. Saya pingin melaksanakan optimisasi di semua titik, hanya untuk ujicoba, saya coba dulu dari yang mudah. Dari yang saya lakukan di bawah, saya lihat sudah cukup signifikan menciptakan laju IlmuKomputer.Com menjadi cukup cepat. Ada beberapa hal lain yang bekerjsama masih pingin saya lakukan, cuman pingin sambil memonitor kondisi servernya.

1. OPTIMISASI MySQL

Saya melihat kondisi di server yang down duluan selalu MySQL dan bukan Apachenya, jadi dari sini kita gerak. Optimisasi MySQL biasanya hanya terpusat di file /etc/my.cnf. Saya lihat yang cukup penting yaitu setting variable max_connections, key_buffer dan table_cache. Setting variable lain selengkapnya ibarat di bawah, beberapa nyontek dari goresan pena yang ada di list referensi.

max_connections = 500

key_buffer = 256M

max_allowed_packet = 1M

table_cache = 512

sort_buffer_size = 2M

read_buffer_size = 2M

myisam_sort_buffer_size = 64M

thread_cache = 8

query_cache_size = 512M

Sedangkan optimisasi table-table databasenya sendiri dapat memakai PhpMyadmin, khususnya fitur Optimize Table. Ada artikel menarik wacana ini di sini.

2. OPTIMISASI WORDPRESS dan PHP

Intinya saya pingin semoga tidak ada query ke database secara terus menerus di IlmuKomputer.Com. Bahasa gampangnya bagaimana menciptakan page yang dinamik dan banyak query ke database menjadi statik. Ini ternyata ada plugin WordPress yang dapat dipakai, namanya dengan WP-Super-Cache. Instalasinya simple ibarat plugin WordPress yang lain, dan ternyata efeknya cukup ampuh. Saya tulis pengalaman memakai WP-Super-Cache di artikel ini.

Teknik caching APC (Alternative PHP Cache) juga dapat digunakan. Berbeda dengan WP-Super-Cache yang merupakan plugin WordPress, APC dapat digunakan untuk code PHP apapun alasannya ia perlu bermain-main eksklusif dengan setting php.ini

3. OPTIMISASI SCRIPT WORDPRESS

Optimasi dapat juga dilakukan ke script WordPress, contohnya dengan memperbaiki function call. Ini juga cukup menarik dilakukan, meskipun tidak se-ngefek pakai WP-Cache atau APC. Teknik ini tertulis lengkap di: http://elliottback.com/wp/archives/2006/07/27/optimizing-wordpress-performance-speed/

Teknik lain optimisasi script wordpress yaitu dengan perjuangan mem-freeze pemanggilan $now, sehingga tidak terload berulang-ulang. Teknik ini efektif khususnya bekerjasama dengan query post WordPress. Sudah ada pluginnya, dapat didownload dari http://txfx.net/code/wordpress/post-query-accelerator/ Instalasi juga sangat praktis alasannya tinggal upload ke /wp-content/plugins dan klik activate di sajian manajemen WordPress.

4. OPTIMISASI APACHE

Optimisasi lengkap ada di http://httpd.apache.org/docs/1.3/misc/perf-tuning.html. Saya sendiri gres sempat ngoprek variable MaxClients, yang lainnya belum nyoba.

5. MIRRORING WORDPRESS

Jujur saja saya belum benar-benar paham teknik mirroring wordpress ke banyak sekali server. Hanya untuk mirroring wordpress dengan model P2P software, ternyata dapat pakai The Coral Content Distribution Network. Cukup menjanjikan, tapi sayangnya saya sendiri belum nyoba.

6. PENGGUNAAN SQUID

Mas Harry Sufehmi sudah menulis lengkap wacana penggunaan SQUID untuk server traffic tinggi di situsnya. Lengkap dengan implementasi untuk IlmuKomputer.Com Softwarenya sendiri dapat dipelajari dan didownloa dari situs official Squid-Cache.


Sumber https://ilmukomputer.org/

Author: 
    author
    No related post!